Pernikahan bukan soal cinta

Gen hanya memiliki SATU TUJUAN, yaitu untuk bertahan hidup (survival). Cara gen bertahan hidup adalah dengan me-replika dirinya dengan berhubungan seks lalu memiliki keturunan (anak).

Lalu ia (gen) menipu manusia dengan memicu berbagai macam hormon agar sang manusia dipenuhi RASA CINTA, namun cinta tersebut adalah cinta palsu buatan sang gen yang memiliki tujuan untuk me-replika dirinya.

Lalu manusia yang jatuh cinta tersebut menikah dan memiliki anak. Setelah gen berhasil dengan tujuan nya memiliki anak (survival), maka hormon jatuh cinta buatan gen tersebut akhirnya habis.

Kini CINTA hanya untuk anak semata. Cari uang untuk anak, berkorban untuk anak, SEMUA demi anak, bukan lagi untuk pasangan.

Pasangan suami-istri ini lalu merasakan kering nya hubungan namun keduanya kerap menipu diri bahwa semuanya baik-baik saja. Keduanya kini hanya menjadi MESIN untuk hanya melakukan rutinitas menjalankan fungsi keluarga (membesarkan anak) tanpa lagi merasakan cinta yang dulu pernah ada.

Ekstrim nya, banyak juga yang tadinya sungguh-sungguh cinta, kini jadi sungguh-sungguh benci.

Itulah mengapa banyak pasangan (pacaran) yang tadinya CINTA BANGET, bisa jadi BENCI BANGET. Mantan itu SETAN, Mantan itu BAJINGAN.

Itulah juga mengapa pasangan yang bercerai HANYA mempermasalahkan HARTA GONO-GINI dan HAK ASUH ANAK. Mereka tidak mempermasalahkan CINTA.

Pernikahan adalah tipuan gen sebagai “self replicating machine”. Penikahan adalah tentang KETURUNAN dan HARTA.

Jika pernikahan adalah tentang cinta, coba tanyakan kepada wanita apakah mereka mau menikahi pria YANG TIDAK PUNYA UANG dan hanya punya MODAL CINTA? ..tanyakan kepada pria maukah mereka menikahi wanita YANG MANDUL?

SEBAGIAN BESAR akan sulit melakukan itu, KECUALI memang tidak ada pilihan lain DARIPADA ga nikah dan jadi ejek-ejekan masyarakat.

In the end, semua yang terjebak oleh “self replicating machine” sang gen akan berkata “cinta itu bullshit! ..yang penting jalanin aja hubungan nya!”

..dan mereka akan merasakan KEBOSANAN yang luar biasa.

CINTA SEBENARNYA bukanlah tentang ikatan atau batasan. Cinta sebenarnya CUKUP PANJANG untuk dijelaskan saat ini.

Perlahan saya akan memberikan pengertian DARI PERSPEKTIF SAYA tentang apa itu cinta sejati, yang pasti SANGAT KONTROVERSI namun jika kamu cukup open minded, maka kamu akan temukan bahwa semua yang saya bicarakan adalah BENAR adanya.

Saya sadar bahwa ini adalah RESIKO BESAR bagi saya karena SANGAT BERLAWANAN dengan ideologi masyarakat pada umum nya. Namun akan sangat menjadi beban bagi saya yang bertahun-tahun mencari tau apa itu cinta, JIKA TIDAK menumpahkan apa itu MAKNA CINTA SEJATI yang sudah ribuan tahun terkubur karena EGO MANUSIA yang menyimpang-suir-kan arti cinta.

Tidak perlu kesal, marah atau benci jika memang tidak setuju dengan apa yang akan saya utarakan. Saya mengerti bahwa tidak semua orang dapat keluar dari KOTAK PROGRAM PIKIRAN yang begitu KUAT karena sudah ditanamkan dari sejak lahir.

Cukup baca dan pikirkan untuk diri sendiri, karena hidupmu, tanggung jawabmu.

Write more soon..

-RF-


Jika suka, berbagilah:

3 Komentar di Pernikahan bukan soal cinta

  1. robby
    October 14, 2015 at 2:18 am

    Apa kabar bang ron?
    saya suka lagunya yg lembaran baru….
    dmnakah tuhan membawa bang ron lwt intuisi ny skrg?
    goodluck buat TIME MACHINE NYA BANG… SMOGA
    SUKSES DAN BAHAGIA TRUS…

    Reply
  2. 1001kotarain_maker
    March 20, 2015 at 6:48 am

    mungkin di titik inilah kita harus sedikit “egois”
    menikah memang bukan demi cinta, namun demi kedamaian
    kita di masa tua. di masa tua mau kita sendirian? orang tua sudah ga ada, teman-teman juga sudah tua, sebagian sudah berkeluarga, sebagian sudah meninggal.
    menikahlah bukan untuk cinta, tapi karena kita sadar suatu saat nanti kita butuh ditemani. ya, simple saja, butuh ada teman. itu saja.

    Reply
    • Albertus Kartono
      April 19, 2015 at 1:16 am

      Untuk artikel ini saya pikir menikah jga penting karena di semua agama juga mengharuskan kita untuk beranak cucu meneruskan dunia ini tapi menikah atas nama cinta yang otentik bukan karena cinta sebagai tuntutan atau ego yg menyamar

      Reply

Tulis Komentar Anda

Arsip Episode | Jadwal TalkSHOW | Dukung RonaldTALKS
YouTube | Facebook | Twitter