January 2015 archive

| 3 Komentar

Mantan

“Mantan itu SETAN”,

“Mantan itu permen karet yang manis lalu dibuang”,

“Mantan adalah jodoh orang lain yang pernah kita cicipi”,

“Buanglah mantan pada tempatnya”,

“Punya mantan tidak terpakai? jual di tokobagus”.

..adalah sedikit dari ribuan gambar berisikan text pada google images saat kamu menuliskan keyword “Mantan adalah”.

Semua orang sepertinya MEMBENCI mantan pacar. Ya, BENCI. Itu seperti hal WAJAR dan PALING BENAR untuk dilakukan. Namun saya disini untuk berkata bahwa membenci mantan adalah SALAH.

Membenci mantan pacar adalah tindakan yang dilakukan seseorang karena ia SAKIT HATI saat keinginan untuk memiliki hubungan TIDAK LAGI dipenuhi oleh sang pacar.

EGO adalah keinginan untuk mengontrol, menguasai. Cinta adalah MENERIMA, MENGHARGAI.

Saat seseorang TIDAK LAGI ingin punya hubungan dengan mu, HARGAI, jika benar-benar cinta.

Lebih lanjut, BERTERIMAKASIHLAH kepada mantan karena TANPA NYA, kamu tidak akan pernah menjadi seseorang yang BARU seperti sekarang. Jika dulu kamu tidak jatuh cinta dengan nya, kamu tidak akan pernah MEMPERBAIKI DIRI demi mendapatkan cinta nya.

Walau hubungan mu selesai, PERUBAHAN mu, MENETAP.

BERTERIMAKASIHLAH atas KENANGAN yang BEGITU INDAH. Kenangan yang TIDAK DAPAT kamu CIPTAKAN KEMBALI karena kamu tidak pernah dapat MERUBAH masa lalu.

Ia merupakan BAGIAN PENTING dalam perubahan dirimu. Dari susunan sejarah legenda hidupmu.

Ia merupakan potongan bagian integral yang membangun kamu menjadi KAMU.

Cintai dia, CUKUP DIHATI.

Jangan berusaha “memiliki nya” karena ia bukan BINATANG PELIHARAAN atau KOLEKSI PRIBADI mu.

Ia adalah kupu-kupu cantik yang hinggap ditelapak tangan mu. Kupu-kupu yang kamu kagumi keindahan nya, karena ia HIDUP ditelapak tangan, bukan MATI didalam cengkraman. Kupu-kupu yang kini terbang untuk meninggalkan RUANG bagi seseorang yang akan memberikanmu keindahan baru.

Relakan dia, tanpa HARUS membencinya.

Relakan.

Terimakasih, MANTAN.

-RF-

Jika suka, berbagilah:
| 2 Komentar

Jika TUHAN ada, mengapa ada bencana?

Jika TUHAN ada, kenapa banyak bencana? ..jika TUHAN ada, kenapa banyak yang kelaparan? ..jika TUHAN ada, kenapa banyak kemiskinan dan kesusahan?

Sebagian menjawab, “Mungkin TUHAN tidak ada”. Sebagian menjawab, “Itu RENCANA TUHAN. Biarkan saja DIA membuat bencana dan kesusahan sesuka-suka NYA”. Sebagian menjawab, “Itu karena DOSA manusia”.

Bagi saya pribadi, terlepas dari ada atau tidak nya TUHAN, SEMUA bencana dan kesusahan yang terjadi di dunia ini adalah memang sebuah rencana. Rencana untuk membuat KITA yang berkecukupan agar dapat MEMBANTU yang berkesusahan.

Mungkin sudah saatnya kita berhenti menyalahkan TUHAN, atau mengeluh ataupun berdebat tentang ada atau tidak nya TUHAN, setidaknya untuk sementara. Mungkin saatnya kita melihat bencana dan kesusahan sebagai TANGGUNG JAWAB kita sebagai umat manusia untuk saling bantu dan menolong.

37,2 milyar cell didalam tubuhmu, SEMUA bekerja sama untuk SALING BANTU agar KAMU bisa bergerak, bernafas dan menikmati hidup.

Jika cell didalam tubuh kita dapat saling tolong menolong, seharusnya kita juga dapat saling bantu dan menolong siapapun yang terkena bencana atau kesusahan, agar umat manusia dapat LEBIH MAJU dan BAHAGIA.

Mungkin TUHAN membuat bencana dan kesusahan agar KITA dapat berhenti mengeluh dan menyalahkan.

Mungkin TUHAN membuat bencana dan kesusahan agar KITA dapat mulai bertanggung jawab dan menolong sesama.

Mungkin TUHAN membuat bencana dan kesusahan agar SEMUA umat manusia dapat bersatu demi kelangsungan hidup dan kebahagiaan bersama.

Mungkin TUHAN membuat bencana dan kesusahan DEMI kita juga.

Bukankah itu indah?

-RF-

Jika suka, berbagilah:
| 3 Komentar

Kenapa cinta selalu perlahan pudar?

Ko ronald, mau tanya penyebab seseorang cinta.a perlahan-lahan pudar kenapa? bingung..

Karena tidak ada yang abadi. Jika seseorang jatuh cinta, dia akan punya ilusi bahwa itu akan bertahan selamanya.

Sama seperti kamu dapat banyak uang. Kamu pikir akan bertahan selamanya.

Sama seperti kamu dapat libur panjang. Kamu merasa seperti selamanya.

Namun nyatanya, semua tidak akan bertahan lama dan akan memudar. Itu wajar, itu alamiah.

Tapi kok ada orang yang bisa jatuh cinta puluhan tahun?

Itu karena mereka menemukan cara untuk jatuh cinta berulang kali kepada orang yang sama selama bertahun-tahun.

Jadi jangan pikir jatuh cinta sekali saja sudah cukup. Belum. Itu belum cukup.

-RF-

Jika suka, berbagilah:
| 0 comment

Mengapa ada pertemuan jika nanti dipisahkan?

Pernahkah km berpikir bahwa suatu saat nanti kita akan meninggalkan orang yang kita cintai atau kita sendiri yg akan meninggalkan mereka yg mencintai kita, T_T, Mengapa ada pertemuan kalo akhirnya berpisah..?

Perpisahanlah yang membuat sebuah pertemuan menjadi berarti. Jika kamu tidak pernah kehilangan seseorang, maka pertemuan mu tidak akan ada artinya.

Itulah mengapa saat seseorang sekarat atau meninggal, tiba2 seluruh dunia mencintai dan mengenang nya.

Oleh karena itu, selagi bertemu, hargai pertemuan itu. Nikmati. Kamu tidak akan pernah tau kapan perpisahan menjemput.

-RF-

Jika suka, berbagilah:
| 3 Komentar

Pengorbanan yang disia-siakan

Apa yang harus dilakukan kalo udah berkorban trus disia-siakan?

Jika ingin mencinta, mencintalah dengan tulus, maka pemberianmu tidak akan terasa seperti disia-siakan, dan kamu tidak akan merasa jadi korban.

Satu2nya alasan mengapa kamu merasa pengorbanan mu disia-siakan adalah karena kamu memberi namun mengharapkan sesuatu kembali.

“Pengorbanan” memiliki implikasi bahwa kamu dirugikan sebagai korban.

Kamu tidak akan merasa rugi jika pemberianmu tulus.

-RF-

Jika suka, berbagilah:
| 0 comment

Bertahan dengan orang yang menyakiti

apa salah bertahan sma org yang jelas* nyakitin kita ?

Satu2nya orang yang MAMPU membuatmu sakit hati bukanlah orang lain, melainkan dirimu sendiri.

Sakit hati datang dari:
– ekspektasi yang tidak terwujud,
– yang tidak cocok dipaksa cocok,
– menyesali kejadian masa lalu,

Jadi apakah salah bertahan dengan orang yang (menurutmu) menyakiti mu?
Salah atau benar tergantung sudut pandang.

Jika kamu ingin bertahan dengan nya, terima dia apa adanya karena sakit hatimu disebabkan oleh kamu sendiri.

Jika kamu merasa tidak cocok dan merasakan sakit hati karena memaksakan kecocokan, maka lebih baik move on.

Pilihan ditangan mu.

Kebanyakan alasan orang bertahan adalah karena mereka takut rugi karena sudah “berkorban” waktu dan tenaga untuk apa yang mereka pertahankan.

Namun pertanyaan nya, apakah yang kamu pertahankan itu MASIH LAYAK kamu pertahankan?
Jawablah sendiri.

Hidupmu, tanggung jawabmu.

-RF-

Jika suka, berbagilah:
| 12 Komentar

Mana pria yang serius? mana yang modus?

Ko, gmna cara ngeliat cwo itu bener2 serius atau ngga? Soalnya jaman sekarang banyakan yg cuma modus doang untuk dapetin apa yg dia mau, setelah dapat dia pergi. Tnks

Berhati-hatilah dgn cowo yg terlalu baik, karena kebaikan yg berlebihan biasanya ada modus dibaliknya.
Cinta adalah tentang kecocokan jiwa, bukan tentang pengorbanan dan pengejaran.

Kamu tau seseorang itu tepat untuk kamu saat hati kecilmu merasakan sebuah rasa yang kamu sendiri tidak dapat jelaskan.

Cinta adalah intuisi, bukan logika. Kamu tidak dapat mengkategorikan seseorang secara logika untuk melihat apakah dia tulus mencintai atau tidak.

Kuncinya adalah saat kamu rasakan cinta, lakukan apa yg harus kamu lakukan. Jika dia MERESPON, selamat menikmati. Jika tidak merespon, setidaknya kamu belajar jujur untuk mengekpresikan perasaan mu. Jujur itu penting.

Jadi ingat untuk peka terhadap perasaan mu sendiri lalu ekspresikan perasaan itu, lalu berhati-hati dgn pria yg terlalu amat sangat baik, karena biasanya dia ada mau nya.

-RF-

Jika suka, berbagilah:
| 22 Komentar

Tersakiti karena CINTA

“Love hurts!”

Common language yang sering terdengar ditelinga. Banyak yang bertanya “Kenapa cinta itu menyakitkan?” atau “Bagaimana caranya supaya tidak tersakiti oleh cinta?”

HERE’S THE RIGHT QUESTION:

“Is LOVE really hurts?”

Hmmm..

Cinta TIDAK AKAN MAMPU untuk MENYAKITI mu, jika KAMU tidak memberinya izin.

I Repeat:

Cinta TIDAK AKAN MAMPU untuk MENYAKITI mu, jika KAMU tidak memberinya izin.

Bayangkan skenario berikut:

Kamu suka kepada seseorang, Lalu rasa suka tersebut berkembang biak menjadi cinta. Karena cinta mu begitu besar, kamu jadi punya EKSPEKTASI (keinginan) untuk memiliki seseorang tersebut. Akhirnya kamu MENYATAKAN CINTA dan DITOLAK. Lalu kamu bilang: “AH! cinta itu MENYAKITKAN”.

Lihat masalahnya?

DENGAN JELAS terlihat bahwa yang membuatmu sakit hati adalah EKSPEKTASI atau KEINGINAN UNTUK MEMILIKI yang kamu ciptakan sendiri.

Cinta adalah PERASAAN INDAH yang tidak ada hubungan nya dengan KEINGINAN UNTUK MEMILIKI. Cinta hanya MENIKMATI keindahan, baik memiliki, maupun tidak.

EKSPEKTASI atau KEINGINAN UNTUK MEMILIKI timbul dari EGO yang gemar MENGONTROL. Bukan dari cinta.

Jika kamu CINTA seseorang, kamu tetap bisa mencintainya TANPA PERLU memiliki atau mengontrolnya. Kamu tetap bisa berbuat baik kepadanya, kamu tetap bisa memberi kepadanya, kamu tetap bisa membuatnya BAHAGIA.

Sekarang bayangkan skenario berikut:

Kamu cinta kepada seseorang dan pacaran dengan nya. Beberapa saat kemudian, seseorang tersebut memutuskan hubungan nya dengan kamu karena dia merasa sudah tidak cocok dengan kamu. Lalu beberapa saat kemudian dia pacaran lagi dengan yang lain. Akhirnya kamu berkata: “Ah! cinta itu menyakitkan!”

Pada skenario ini JELAS TERLIHAT bahwa yang membuatmu sakit hati adalah EKSPEKTASI atau KEINGINAN UNTUK MENGONTROL mantan pacarmu. Namun saat dia tidak bisa kamu kontrol, kamu menyalahkan cinta.

Jika kamu BENAR-BENAR cinta kepadanya, seharusnya kamu BAHAGIA melihat dia BAHAGIA dengan yang lain. Bukankah cinta hanya ingin YANG TERBAIK untuk orang yang ia cintai?

Bukankah cinta berfokus kepada KEBAHAGIAAN orang yang kita cintai? ..sedangkan ego berfokus kepada PEMUASAN DIRI?

YA, MEMANG MENYAKITKAN melihat mantan pacar bersama orang lain. Namun SEKALI LAGI yang membuatmu sakit hati bukanlah cinta, melainkan EGO yang tidak terpenuhi keinginan nya.

Cinta TIDAK SANGGUP menyakiti mu karena cinta adalah tentang keindahan, bukan rasa sakit. Yang mampu membuatmu merasa sakit adalah EGO mu sendiri. EGO dalam bentuk ekspektasi dan keinginan untuk memiliki, keinginan untuk mengontrol.

Itulah mengapa jika kamu jatuh cinta, kamu merasa indah dan berbunga-bunga saat awal, namun saat EGO sudah bermain, cinta menjadi suram dan sakit hati. Itulah mengapa awal pacaran indah, namun tak berapa lama, semua RUSAK karena ego keduanya ingin saling mengontrol, ingin saling posesif, ingin saling dimengerti namun tidak ingin mengerti.

Itulah alasan mengapa kehidupan saat sudah menikah tidaklah seindah pacaran.

DUA PELAJARAN yang dapat dipetik:

SATU: Cinta bukanlah penyebab rasa sakit hati. Cinta adalah keindahan. Yang membuatmu sakit hati adalah EGO mu sendiri. Ekspektasi mu sendiri.

KEDUA: Jika EGO adalah sumber dari segala sakit hati, maka KAMU punya kekuatan untuk mengontrol nya. Saat kamu cinta kepada seseorang, kurangilah ekspektasi dan keinginan untuk memiliki atau mengontrolnya. TERIMA DIA APA ADANYA. TETAPLAH berbuat baik dan memberi yang terbaik kepadanya. JANGAN TAKUT kehilangan karena jika kalian memang jodoh, APAPUN YANG TERJADI, kalian tetap dipertemukan, tetap disatukan atas nama cinta. Dan jika tidak jodoh, kamu tetap bisa mencintainya tanpa harus merasa sakit karena EKSPEKTASI.

-RF-

Jika suka, berbagilah:
Arsip Episode | Jadwal TalkSHOW | Dukung RonaldTALKS
YouTube | Facebook | Twitter